TUGAS
PENGANTAR BISNIS
PRAKTIK
MEMBUAT PROFIL LOKASI USAHA BISNIS
DIMSUM MBLEDOS
Jl. Dr. Ir. H. Soekarno No.162 Surabaya
Oleh :
CHRISTIN WIDYA PUSPITA SARI
NIM. 01215151
Program Studi S1 Manajemen
Fakultas Ekonomi Universitas Narotama
Surabaya
Tahun 2016
Kata Pengantar
Puji syukur kami panjatkan
kehadirat Tuhan Yang Maha Esa karena dengan rahmat, karunia, serta taufik dan
hidayah-Nya kami dapat menyelesaikan makalah tentang praktik membuat Profil Lokasi Usaha Bisnis.
Dan juga kami berterima kasih pada Ibu Hj.I.G.A.Aju Nitya Dharmani,SST,SE,MM.
Selaku Dosen mata kuliah Pengantar Bisnis Universitas Narotama Surabaya yang
telah memberikan tugas ini kepada kami.
Kami sangat berharap makalah ini dapat berguna dalam
rangka menambah wawasan serta pengetahuan kita mengenai lokasi profil usaha
bisnis yang sangat berpengaruh dalam efektifitas dan efisiensi keberhasilan
sebuah aktifitas dalam perusahaan.
Semoga makalah sederhana ini dapat dipahami bagi
siapapun yang membacanya. Sekiranya laporan yang telah disusun ini dapat
berguna bagi kami sendiri maupun orang yang membacanya. Sebelumnya kami mohon
maaf apabila terdapat kesalahan kata-kata yang kurang berkenan dan kami memohon
kritik dan saran yang membangun dari Anda demi perbaikan makalah ini di waktu
yang akan datang.
Surabaya, April 2016
Penyusun
Cover
........................................................................................................................i
Kata Pengantar
........................................................................................................ii
Daftar Isi ................................................................................................................iii
Bab I PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang..................................................................................................
1
1.2 Rumusan Masalah ............................................................................................
1
1.3 Tujuan...............................................................................................................
2
Bab II PROFIL USAHA
2.1 Profil Usaha ......................................................................................................
3
2.2 Alokasi Tempat Usaha.......................................................................................4
2.3 Struktur Organisasi ............................................................................................4
2.3 Daftar Harga dan Produk Jual .......................................................................
...5
2.4 Anggaran Dana
.................................................................................................6
Bab III PEMBAHASAN
3.1 Pentingnya Letak/Lokasi Perusahaan ..............................................................
7
3.2 Jenis Letak perusahaan ......................................................................................8
3.3 Cara Penentuan Letak Usaha.............................................................................9
3.4 Prosedur Mendirikan PT,CV,Perusahaan
Perorangan ....................................10
Bab 1V PENUTUP
4.1 Kesimpulan
.....................................................................................................14
Daftar Pusaka
........................................................................................................15
Bab I
PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
Dalam ilmu ekonomi, perusahaan adalah suatu unit kegiatan produksi yang
mengolah sumber-sumber ekonomi untuk menyediakan barang dan jasa bagi
masyarakat dengan tujuan untuk memperoleh keuntungan dan agar dapat memuaskan
kebutuhan masyarakat. Dalam menjalankan suatu usaha lokasi atau letak perusahaan sangat penting dalam proses
menjalankan usaha. sebab salah memlilih suatu lokasi perusahaan,akan mengakibatkan suatu kerugian bagi perusahaan. Seperti
misalnya harus mengadakan penempatan
kembali perusahaan (Re Location) dan kesulitan apabila akan mendapatkan
ekspansi (Perluasan Perusahaan).
Dengan demikian tajamnya persaingan serta
banyaknya perusahaan saat ini bermunculan,maka pemilihan letak perusahaan ini sudah tidak mungkin dilakukan dengan cara
coba-coba. Karena dengan cara itu
perusahaan akan kalah dalam bersaing ,di samping waktu harus berpacu juga
efisiensi di bidang biaya perlu mendapat
perhatian.Oleh karena itu pemilihan letak perusahaan ini harus dilakukan dan diputuskan melalui beberapa
pertimbangan yang disertai fakta yang
kongkrit dan lengkap. Hal itu dapat dijalankan dengan memicu beberapa aspek
yang mempengaruhi pemilihan letak
perusahaan.
1.2 Rumusan Masalah
1. Penjelasan tentang konsep letak perusahaan.
2. Jenis letak perusahaan.
3. Cara penentuan letak perusahaan.
4. Prosedur mendirikan PT,CV,Perusahaan
Perseorangan
1.3 Tujuan
Dengan dibuatnya makalah ini tujuan penulis adalah perusahaan dapat nmengerti
bahwa pentingnya memilih letak lokasi perusahan yang akan dibuat. Dan bagi
perusahaan baru, bisa paham cara cara prosedur pembuatan mendirikan PT,CV, atau
Perusahaan Perseorangan yang diakui oleh hukum dan negara.
Bab II
PROFIL PERUSAHAAN
2.1 Profil Usaha
Dimsum
mbledos adalah perusahaan yang bergerak di bidang kuliner yaitu memproduksi dan
mensuplie makanan dengan menu utama yaitu Dimsum dan menu tambahan Japanese
Food dan Korean Food. Tampil dengan konsep baru & karakter yang lebih open,
unik & menarik. Dimsum mbledos yang berlokasi di Jl. Dr. Ir. H. Soekarno
No.162 Surabaya ini mempunyai lokasi yang strategis dan mudah dijangkau.
Tempatnya berada di seberang jalan raya Merr atau 500 meter utara dari Galaxy
Mall/ Kampus C Unair. Konsep China yang khas dan warna merahnya menjadi begitu
mencolok terlihat dari kejauhan di seberang jalan, sehingga customer yang mau
masuk akan mudah menemuinya. Jam operasioanal 17.00 – 22.30 WIB. Dengan motto dimsum paling laris, enak dan
halal no.1 di Indonesia dimsum ini menjadi favorit untuk semua kalangan. Dimsum
mbledos ini melayani permintaan kemitraan dengan
sistem Franchise maupun jual beli putus (supply) yang sanggup kirim ke seluruh
wilayah Indonesia.
2.2 Alokasi Tempat Usaha

2.3 Struktur Organisasi

2.4 Daftar Harga Dan Produk Jual
Makanan :
v Dimsum
Kukus @ Rp 9.000,-
Ø Siomay
Ø Wotiek
Ø Keichak
Ø Kembang
Tahu
Ø Hakau
Ø Ceker
Ø Bakpau
Ø Starship,
Dll
v Dimsum
Goreng @ Rp 9.000,-
Ø Money
Bag
Ø Bola
Dansa
Ø Pangsit
Goreng
Ø Lupia
Goreng, Dll
v Sate
Dimsum @ Rp 12.000,-
v Hotplate
Dimsum @ Rp 17.000,-
v Bubur
Taiwan @ Rp 9.000,-
v Dimsum
Kuah / Tomyam @ Rp 12.000,-
v Ramen
@ Rp 17.000,-
Minuman
:
-
Chinese Tea Rp 12.000,-
-
Es Teh Rp 4.000,- - Teh Hangat Rp 3.000,-
-
Es Jeruk Rp 7.000,- - Jeruk Hangat Rp 6.000,-
-
Es Teh tarik Rp
7.000,- - Teh Tarik Hangat Rp 6.000,-
-
Es Lemon tea Rp
6.500,- - Lemon Tea Hangat Rp 5.500,-
-
Es Teh Mbledos Rp 7.000,- - Teh Mbledos Hangat Rp 6.000,-
2.5 Anggaran Dana
Sehari 1600
porsi Dimsum @ Rp 9.000,- = Rp
14.400.000,-
Sebulan 30 x Rp
14.400.00,- = Rp 432.000.000,-
Biaya-biaya :
-
Biaya Produksi Rp 332.000.000,-
-
Biaya Gaji Karyawan
(20) Rp 25.000.000,-
-
Biaya Operasional Rp 25.000.000,-
-
Biaya Lain-lain Rp 15.000.000,-
Total
Biaya = Rp 272.00.000,-
Laba
= Total Penjualan – Total Biaya
= Rp 432.000.000,- - Rp
272.000.000,-
= Rp 160.000.000,-
Bab III
PEMBAHASAN
3.1 Pentingnya Letak/Lokasi Perusahaan
Letak perusahaan sering pula disebut tempat
kediamaan perusahaan,yaitu tempat dimana perusahaan melakukan
kegiatannya sehari-hari. Sedangkan istilah tempat kedudukan perusahaan dapat diartikan sebagai tempat kantor pusat
perusahaan.
Kedua hal diatas perlu mendapat perhatian bagi perusahaan,sebab salah memlilih suatu lokasi perusahaan,akan mengakibatkan suatu kerugian bagi perusahaan. Seperti misalnya harus mengadakan penempatan kembali perusahaan (Re Location) dan kesulitan apabila akan mendapatkan ekspansi (Perluasan Perusahaan).
Dengan demikian tajamnya persaingan serta banyaknya perusahaan saat ini bermunculan,maka pemilihan letak perusahaan ini sudah tidak mungkin dilakukan dengan cara coba-coba. Karena dengan cara itu perusahaan akan kalah dalam bersaing ,di samping waktu harus berpacu juga efisiensi di bidang biaya perlu mendapat perhatian.Oleh karena itu pemilihan letak perusahaan ini harus dilakukan dan diputuskan melalui beberapa pertimbangan yang disertai fakta yang kongkrit dan lengkap. Hal itu dapat dijalankan dengan memicu beberapa aspek yang
mempengaruhi pemilihan letak perusahaan.
Kedua hal diatas perlu mendapat perhatian bagi perusahaan,sebab salah memlilih suatu lokasi perusahaan,akan mengakibatkan suatu kerugian bagi perusahaan. Seperti misalnya harus mengadakan penempatan kembali perusahaan (Re Location) dan kesulitan apabila akan mendapatkan ekspansi (Perluasan Perusahaan).
Dengan demikian tajamnya persaingan serta banyaknya perusahaan saat ini bermunculan,maka pemilihan letak perusahaan ini sudah tidak mungkin dilakukan dengan cara coba-coba. Karena dengan cara itu perusahaan akan kalah dalam bersaing ,di samping waktu harus berpacu juga efisiensi di bidang biaya perlu mendapat perhatian.Oleh karena itu pemilihan letak perusahaan ini harus dilakukan dan diputuskan melalui beberapa pertimbangan yang disertai fakta yang kongkrit dan lengkap. Hal itu dapat dijalankan dengan memicu beberapa aspek yang
mempengaruhi pemilihan letak perusahaan.
3.2 Jenis Letak Perusahaan
Ada 4 (empat) jenis letak
perusahaan :
1.
Letak Perusahaan yang terikat pada alam
2.
Letak Perusahaan berdasarkan sejarah
3.
Letak Perusahaan ditetapkan oleh pemerintah
4.
Letak Perusahaan yang dipengaruhi oleh faktor-faktor
ekonomi
1. Letak
Perusahaan yang terkait pada alam
Letak perusahaan ini sangat ditentukan oleh sumber-sumber alam,jadi tidak dapat
ditentukan oleh manusia ; misalkan,usaha pertanian,pertambangan.
Letak perusahaan ini sangat ditentukan oleh sumber-sumber alam,jadi tidak dapat
ditentukan oleh manusia ; misalkan,usaha pertanian,pertambangan.
2. Letak
Perusahaanberdasarkan sejarah
Letak perusahaan ini hanya dapat dijelaskan dengan adanya sejarah dilokasi itu.
Misalkan kerajinan batik didaerah surakarta dan yogyakarta. Hal ini disebabkan
dulu seni membatik ini dimulai bagi para wanita dalam keraton dikedua kota itu.
Letak perusahaan ini hanya dapat dijelaskan dengan adanya sejarah dilokasi itu.
Misalkan kerajinan batik didaerah surakarta dan yogyakarta. Hal ini disebabkan
dulu seni membatik ini dimulai bagi para wanita dalam keraton dikedua kota itu.
3. Letak
Perusahaan yang ditentukan pemerintah
Dalam hal ini pemerintah yang menentukan dimana perusahaan harus menjalankan
aktivitasnya. Hal ini agar masyarakat disekitar lokasi itu tidak merasa terganggu karena adanya perusahaan itu. Misalnya, pabrik senjata/amunisi,peternakan babi,dan pabrik obat-obatan.
Dalam hal ini pemerintah yang menentukan dimana perusahaan harus menjalankan
aktivitasnya. Hal ini agar masyarakat disekitar lokasi itu tidak merasa terganggu karena adanya perusahaan itu. Misalnya, pabrik senjata/amunisi,peternakan babi,dan pabrik obat-obatan.
4. Letak
Perusahaan yang dipengaruhi oleh faktor-faktor ekonomi
Pada umumnya Jenis perusahaan ini bersifat industri. Disini ada beberapa faktor yang perlu dipertimbangkan dalam menentukan letak perusahaan :
Pada umumnya Jenis perusahaan ini bersifat industri. Disini ada beberapa faktor yang perlu dipertimbangkan dalam menentukan letak perusahaan :
§ Dekat dengan bahan baku
contoh : pabrik gula,pabrik semen
contoh : pabrik gula,pabrik semen
§ Dekat dengan pasar
contoh : pabrik roti,rumah makan,dan perusahaan jasa seperti bank asuransi
contoh : pabrik roti,rumah makan,dan perusahaan jasa seperti bank asuransi
§ Dekat denga pemasok tenaga
kerja
contoh : pabrik rokok,pabril kembang gula
contoh : pabrik rokok,pabril kembang gula
§ Dekat dengan penyedia sumber
tenaga
contoh : pabrik peleburan bijih besi, alumunium dan baja
contoh : pabrik peleburan bijih besi, alumunium dan baja
§ Iklim
contoh : pabrik teh,pemintalan kapas,industri jamur
contoh : pabrik teh,pemintalan kapas,industri jamur
Pengaruh faktor terhadap masing-masing perusahaan
sangatlah berbeda. Hanya saja yang dianggap ideal untuk suatu lokasi perusahaan
adalah tempat dimana semua biaya operasi perusahaan paling rendah.
Dasar teori lokasi perusahaan : “Tempatkanlah pada
titik greogafis yang paling banyak memberikan kesempatan kepada perusahaan di
dalam usaha untuk mencapai tujuannya”. Jadi dengan kata lain, di cari
titik lokasi yang paling ekonomis di segala sektor.
3.3 Cara Penentuan Letak Perusahaan
Secara Umum terdapat 2
macam cara untuk menentukan lokasi perusahaan yaitu :
1. Cara
Kualitatif
2. Cara
Kuantitatif
2.1. Cara
Kualitatif
Dengan cara ini diadakan penelitian secara kualitatif terhadap faktor-faktor yang dianggap relevan atau memegang peranan pada setiap pilihan lokasi.Ukuran penilaian dinyatakan dalam : baik sekali, baik, sedang, kurang, dan kurang sekali.
Dengan cara ini diadakan penelitian secara kualitatif terhadap faktor-faktor yang dianggap relevan atau memegang peranan pada setiap pilihan lokasi.Ukuran penilaian dinyatakan dalam : baik sekali, baik, sedang, kurang, dan kurang sekali.
2.2. Cara
kuantitatif
Dengan cara ini hasil penelitian kualitatif dikualifikasikan dengan cara memberikan skor (nilai) pada masing-masing kriteria.
Dengan cara ini hasil penelitian kualitatif dikualifikasikan dengan cara memberikan skor (nilai) pada masing-masing kriteria.
-
Penetapan Lokasi Perusahaan menurut teori Alfred
weber
Dalam teorinya,weber mengemukakan ada 2 faktor yang mempengaruhi penetapan lokasi
perusahaan,yaitu :
Dalam teorinya,weber mengemukakan ada 2 faktor yang mempengaruhi penetapan lokasi
perusahaan,yaitu :
2.2.1. Biaya pengangkutan
2.2.2. Biaya tenaga kerja
3.4 Prosedur
Mendirikan PT,CV,Perusahaan Perseorangan
3.4.1 Prosedur Mendirikan Perseroan Terbatas (PT)
Bilamana seseorang akan mendirikan perseroan terbatas,
maka para pendiri, yang biasanya terdiri dari 2 orang atau lebih, melakukan
perbuatan hukum sebagai yang tersebut di bawah ini:
1.
Pertama, para pendiri datang di kantor
notaris untuk diminta dibuatkan akta pendirian Perseroan Terbatas. Yang disebut
akta pendirian itu termasuk di dalamnya anggaran dasar dari Perseroan Terbatas
yang bersangkutan. Anggaran dasar ini sendiri dibuat oleh para pendiri, sebagai
hasil musyawarah mereka. Kalau para pendiri merasa tidak sanggup untuk membuat
anggaran dasar tersebut, maka hal itu dapat diserahkan pelaksanaannya kepada
notaris yang bersangkutan.
2.
Kedua, setelah pembuatan akta pendirian itu
selesai, maka notaris mengirimkan akta tersebut kepada Kepala Direktorat
Perdata, Departemen Kehakiman. Akta pendirian tersebut juga dapat dibawa
sendiri oleh para pendiri untuk minta pengesahan dari Menteri Kehakiman, tetapi
dalam hal ini Kepala Direktorat Perdata tersebut harus ada surat pengantar dari
notaris yang bersangkutan. Kalau penelitian akta pendirian Perseroan Terbatas
itu tidak mengalami kesulitan, maka Kepala Direktorat Perdata atas nama Menteri
Kehakiman mengeluarkan surat keputusan pengesahan akta pendirian Perseroan
Terbatas yang bersangkutan. Kalau ada hal-hal yang harus diubah, maka perubahan
itu harus ditetapkan lagi dengan akta notaris sebagai tambahan akta notaris
yang dahulu. Tambahan akta notaris ini harus mnedapat pengesahan dari
Departemen Kehakiman. Setelah itu ditetapkan surat keputusan terakhir dari
Departemen Kehakiman tentang akta pendirian Perseroan Terbatas yang
bersangkutan.
3.
Ketiga, para pendiri atau salah seorang atau
kuasanya, membawa akta pendirian yang sudah mendapat pengesahan dari Departemen
Kehakiman beserta surat keputusan pengesahan dari Departemen Kehakiman tersebut
ke kantor Kepaniteraan Pengadilan Negeri yang mewilayahi domisili Perseroan
Terbatas untuk didaftarkan. Panitera yang berwenang mengenai hal ini
mengeluarkan surat pemberitahuan kepada notaris yang bersangkutan bahwa akta
pendirian PT sudah didaftar pada buku register PT.
4.
Keempat, para pendiri membawa akta pendirian
PT beserta surat keputusan tentang pengesahan dari Departemen Kehakiman, serta
pula surat dari Panitera Pengadilan negeri tentang telah didaftarnya akta
pendirian PT tersebut ke kantor Percetakan Negara, yang menerbitkan Tambahan
Berita Negara RI. Sesudah akta pendirian PT tersebut diumumkan dalam Tambahan
Berita Negara RI,maka PT yang bersangkutan sudah sah menjadi badan hukum.
3.4.2 Prosedur
Mendirikan Persekutuan Komanditer (CV)
1. Memohon
Akte Notaris
Untuk
memohon akte notaris pada Persekutuan Komanditer, seorang penghadap harus
menyebut dan menunjukkan :
§ Nama
penghadap
§ Alamat
penghadap
§ Nama
perusahaan
§ Alamat
perusahaan
§ Maksud dan
tujuan perusahaan
§ Modal yang
digunakan
§ Pengurus
persero
§ Nama-nama
yang menjadi Persekutuan Komanditer
§ Tahun buku
Untuk keterangan lainnya sama dengan Perseroan
terbatas.
2. Didaftarkan
ke Pengadilan Negeri
Jika kate
notaris tersebut telah selesai, lalu didaftarkan kepengadilan negeri di wilayah
perusahaan tersebut didirikan.
3. Didaftarkan
ke Dinas Perekonomian dan Perindustrian
Untuk
memiliki izin tempat usaha Persekutuan Komanditer keteranganya sama dengan izin
tempat usaha Perseroan Terbatas.
4. Didaftrakan
ke Kanwil Perindustrian atau Kanwil Perdagangan.
a) Didaftarkan
ke Kanwil Perindustrian.
Untuk
memiliki izin usaha Persekutuan Komanditer keterangannya sama dengan izin usaha
Perseroan Terbatas.
b) Didaftarkan
ke Kanwil Perdagangan.
Untuk memiliki izin usaha dagang Persekutuan
Komanditer keterangannya sama dengan izin usaha dagang Perseroan Terbatas.
3.4.3 Prosedur Mendirikan Perusahaan Perseorangan
Sebenarnya
tidak ada aturan yang mengikat dalam pendirian perusahaan perseorangan. Akan
tetapi biasanya orang mengikuti prosedur berikut ini untuk mendirikan sebuah
perusahaan perseorangan.
Ijin
permohonan usaha dari Dinas Perdagangan di wilayah setempat (izin usaha).
Syarat-syarat untuk mendapatkan ijin usaha adalah
fotokopi KTP pemegang saham perusahaan, fotokopi NPWP, surat keterangan
domisili atau SITU, neraca keuangan perusahaan, materai senilai Rp. 6000
Ijin permohonan tempat usaha dari Pemda
setempat juga harus dikantongi. Untuk itu Anda harus menyerahkan proposal
berisi rencana dan uraian lengkap usaha yang akan didirikan , termasuk biaya
modal usahanya. Setelah itu isi beberapa formulir yang sudah dipersiapkan.
Jangan lupa untuk sertakan denah lokasi usaha Anda. Beberapa fotokopi juga
perlu disiapkan yaitu fotokopi KTP pengurus perusahaan, NPWP dan surat bukti
kepemilikan tanah dan/ atau bangunan yang dijadikan lokasi
usaha.
o
Cara Mendirikan Perusahaan Perseorangan
Syarat pendirian perusahaan perseorangan
bisa dikelompokkan menjadi 3 aspek penting, yaitu modal, pembukuan dan
pembayaran pajak.
Pertama, Anda sebagai entrepreneur harus
menemukan sumber modal yang sesuai. Anda bisa pertimbangkan tabungan pribadi,
pinjaman dari keluarga atau teman, pinjaman bank dan sebagainya. Jumlah modal
yang diperlukan juga harus dikalkulasi dengan akurat.
Kedua, untuk menyusun pembukuan, Anda
perlu mencantumkan poin-poin berikut ini:
- Keadaan kekayaan perusahaan
- Kebutuhan perusahaan
- Perjanjian kerja
- Surat, dokumen, korespondensi yang
masuk dan keluar
- Laporan per periode (bisa per
bulan, kuartal, tahun)
- Arsip
Ketiga,
pembayaran pajak juga harus diperhatikan. Jenis-jenis pajak yang dibayarkan
kepada negara ialah:
- Pajak penghasilan
- Pajak pertambahan nilai barang dan
jasa
- Pajak penjualan atas barang mewah
- Pajak bumi dan bangunan
Bab IV
PENUTUP
4.1 Kesimpulan
Dari
makalah diatas kesimpulannya bahwa letak lokasi sangat menentukkan sekali bagi
perusahaan. Dimsum Mbledos letak lokasinya cukup startegis. Selain itu, sangat
digemari kalangan masyarakat khususnya remaja-remaja.
Dan ini
sangat membantu untuk mengembangkan usaha kami dengan letak lokasi kami yang
strategis.
DAFTAR PUSTAKA
1. Sumarni,murti.1987.Pengantar
bisnis.Yogyakarta:Liberty


Tidak ada komentar:
Posting Komentar