Rabu, 13 April 2016

Tugas Pengantar Bisni

TUGAS PENGANTAR BISNIS

PRAKTIK MEMBUAT PROFIL LOKASI USAHA BISNIS

logo-narotama.jpg

DIMSUM MBLEDOS
Jl. Dr. Ir. H. Soekarno No.162 Surabaya

Oleh :
CHRISTIN WIDYA PUSPITA SARI
NIM. 01215151

Program Studi S1 Manajemen
Fakultas Ekonomi Universitas Narotama Surabaya
Tahun 2016
Kata Pengantar
Puji syukur kami panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa karena dengan rahmat, karunia, serta taufik dan hidayah-Nya kami dapat menyelesaikan makalah tentang praktik membuat Profil Lokasi Usaha Bisnis. Dan juga kami berterima kasih pada Ibu Hj.I.G.A.Aju Nitya Dharmani,SST,SE,MM. Selaku Dosen mata kuliah Pengantar Bisnis Universitas Narotama Surabaya yang telah memberikan tugas ini kepada kami.
            Kami sangat berharap makalah ini dapat berguna dalam rangka menambah wawasan serta pengetahuan kita mengenai lokasi profil usaha bisnis yang sangat berpengaruh dalam efektifitas dan efisiensi keberhasilan sebuah aktifitas dalam perusahaan.
            Semoga makalah sederhana ini dapat dipahami bagi siapapun yang membacanya. Sekiranya laporan yang telah disusun ini dapat berguna bagi kami sendiri maupun orang yang membacanya. Sebelumnya kami mohon maaf apabila terdapat kesalahan kata-kata yang kurang berkenan dan kami memohon kritik dan saran yang membangun dari Anda demi perbaikan makalah ini di waktu yang akan datang.

Surabaya, April 2016


Penyusun



Cover ........................................................................................................................i
Kata Pengantar ........................................................................................................ii
Daftar Isi ................................................................................................................iii
Bab I PENDAHULUAN
1.1  Latar Belakang.................................................................................................. 1
1.2  Rumusan Masalah ............................................................................................ 1
1.3  Tujuan............................................................................................................... 2
Bab II PROFIL USAHA
2.1 Profil Usaha ...................................................................................................... 3
2.2 Alokasi Tempat Usaha.......................................................................................4
2.3 Struktur Organisasi ............................................................................................4
2.3 Daftar Harga dan Produk Jual ....................................................................... ...5
2.4 Anggaran Dana .................................................................................................6
Bab III PEMBAHASAN
3.1 Pentingnya Letak/Lokasi Perusahaan .............................................................. 7
3.2 Jenis Letak perusahaan ......................................................................................8
3.3 Cara Penentuan Letak Usaha.............................................................................9
3.4 Prosedur Mendirikan PT,CV,Perusahaan Perorangan ....................................10
Bab 1V PENUTUP
4.1 Kesimpulan .....................................................................................................14
Daftar Pusaka ........................................................................................................15

Bab I
PENDAHULUAN

1.1  Latar Belakang
Dalam ilmu ekonomi, perusahaan adalah suatu unit kegiatan produksi yang mengolah sumber-sumber ekonomi untuk menyediakan barang dan jasa bagi masyarakat dengan tujuan untuk memperoleh keuntungan dan agar dapat memuaskan kebutuhan masyarakat. Dalam menjalankan suatu usaha lokasi atau letak  perusahaan sangat penting dalam proses menjalankan usaha. sebab salah memlilih suatu lokasi perusahaan,akan mengakibatkan suatu kerugian bagi perusahaan. Seperti misalnya harus mengadakan penempatan kembali perusahaan (Re Location) dan kesulitan apabila akan mendapatkan ekspansi (Perluasan Perusahaan).

Dengan demikian tajamnya persaingan serta banyaknya perusahaan saat ini bermunculan,maka pemilihan letak perusahaan ini sudah tidak mungkin dilakukan dengan cara coba-coba. Karena dengan cara itu perusahaan akan kalah dalam bersaing ,di samping waktu harus berpacu juga efisiensi di bidang biaya perlu mendapat perhatian.Oleh karena itu pemilihan letak perusahaan ini harus dilakukan dan diputuskan melalui beberapa pertimbangan yang disertai fakta yang kongkrit dan lengkap. Hal itu dapat dijalankan dengan memicu beberapa aspek yang mempengaruhi pemilihan letak perusahaan.

1.2  Rumusan Masalah
1.      Penjelasan tentang konsep letak perusahaan.
2.      Jenis letak perusahaan.
3.      Cara penentuan letak perusahaan.
4.      Prosedur mendirikan PT,CV,Perusahaan Perseorangan

1.3  Tujuan
Dengan dibuatnya makalah ini tujuan penulis adalah perusahaan dapat nmengerti bahwa pentingnya memilih letak lokasi perusahan yang akan dibuat. Dan bagi perusahaan baru, bisa paham cara cara prosedur pembuatan mendirikan PT,CV, atau Perusahaan Perseorangan yang diakui oleh hukum dan negara.
















Bab II
PROFIL PERUSAHAAN

2.1 Profil Usaha

            Dimsum mbledos adalah perusahaan yang bergerak di bidang kuliner yaitu memproduksi dan mensuplie makanan dengan menu utama yaitu Dimsum dan menu tambahan Japanese Food dan Korean Food. Tampil dengan konsep baru & karakter yang lebih open, unik & menarik. Dimsum mbledos yang berlokasi di Jl. Dr. Ir. H. Soekarno No.162 Surabaya ini mempunyai lokasi yang strategis dan mudah dijangkau. Tempatnya berada di seberang jalan raya Merr atau 500 meter utara dari Galaxy Mall/ Kampus C Unair. Konsep China yang khas dan warna merahnya menjadi begitu mencolok terlihat dari kejauhan di seberang jalan, sehingga customer yang mau masuk akan mudah menemuinya. Jam operasioanal 17.00 – 22.30 WIB.  Dengan motto dimsum paling laris, enak dan halal no.1 di Indonesia dimsum ini menjadi favorit untuk semua kalangan. Dimsum mbledos ini melayani permintaan kemitraan dengan sistem Franchise maupun jual beli putus (supply) yang sanggup kirim ke seluruh wilayah Indonesia.
2.2 Alokasi Tempat Usaha


2.3 Struktur Organisasi





2.4 Daftar Harga Dan Produk Jual
            Makanan :
v  Dimsum Kukus @ Rp 9.000,-                 
Ø  Siomay
Ø  Wotiek
Ø  Keichak
Ø  Kembang Tahu
Ø  Hakau
Ø  Ceker
Ø  Bakpau
Ø  Starship, Dll
v  Dimsum Goreng   @ Rp 9.000,-
Ø  Money Bag
Ø  Bola Dansa
Ø  Pangsit Goreng
Ø  Lupia Goreng, Dll
v  Sate Dimsum  @ Rp 12.000,-      
v  Hotplate Dimsum  @ Rp 17.000,-
v  Bubur Taiwan @ Rp 9.000,-
v  Dimsum Kuah / Tomyam  @ Rp 12.000,-
v  Ramen @ Rp 17.000,-

Minuman :
-          Chinese Tea     Rp 12.000,-
-          Es Teh                         Rp 4.000,-       - Teh Hangat               Rp 3.000,-
-          Es Jeruk                       Rp 7.000,-       - Jeruk Hangat             Rp 6.000,-
-          Es Teh tarik                 Rp 7.000,-       - Teh Tarik Hangat      Rp 6.000,-
-          Es Lemon tea             Rp 6.500,-       - Lemon Tea Hangat   Rp 5.500,-
-          Es Teh Mbledos          Rp 7.000,-       - Teh Mbledos Hangat Rp 6.000,-
2.5 Anggaran Dana
Sehari 1600 porsi Dimsum @ Rp 9.000,-  = Rp 14.400.000,-
Sebulan 30 x Rp 14.400.00,- = Rp 432.000.000,-
Biaya-biaya :
-          Biaya Produksi                         Rp 332.000.000,-
-          Biaya Gaji Karyawan (20)      Rp 25.000.000,-
-          Biaya Operasional                    Rp 25.000.000,-
-          Biaya Lain-lain                         Rp 15.000.000,-
Total Biaya = Rp 272.00.000,-

Laba    = Total Penjualan – Total Biaya
            = Rp 432.000.000,- - Rp 272.000.000,-
            = Rp 160.000.000,-
















Bab III
PEMBAHASAN
3.1  Pentingnya Letak/Lokasi Perusahaan 
Letak perusahaan sering pula disebut tempat kediamaan perusahaan,yaitu tempat dimana perusahaan melakukan kegiatannya sehari-hari. Sedangkan istilah tempat kedudukan perusahaan dapat diartikan sebagai tempat kantor pusat perusahaan.

Kedua hal diatas perlu mendapat perhatian bagi perusahaan,sebab salah memlilih suatu lokasi perusahaan,akan mengakibatkan suatu kerugian bagi perusahaan. Seperti misalnya harus mengadakan penempatan kembali perusahaan (Re Location) dan kesulitan apabila akan mendapatkan ekspansi (Perluasan Perusahaan).

Dengan demikian tajamnya persaingan serta banyaknya perusahaan saat ini bermunculan,maka pemilihan letak perusahaan ini sudah tidak mungkin dilakukan dengan cara coba-coba. Karena dengan cara itu perusahaan akan kalah dalam bersaing ,di samping waktu harus berpacu juga efisiensi di bidang biaya perlu mendapat perhatian.Oleh karena itu pemilihan letak perusahaan ini harus dilakukan dan diputuskan melalui beberapa pertimbangan yang disertai fakta yang kongkrit dan lengkap. Hal itu dapat dijalankan dengan memicu beberapa aspek yang
mempengaruhi pemilihan letak perusahaan.

3.2  Jenis Letak Perusahaan 
Ada 4 (empat) jenis letak perusahaan :
1.                  Letak Perusahaan yang terikat pada alam
2.                  Letak Perusahaan berdasarkan sejarah
3.                  Letak Perusahaan ditetapkan oleh pemerintah
4.                  Letak Perusahaan yang dipengaruhi oleh faktor-faktor ekonomi
1.      Letak Perusahaan yang terkait pada alam
    Letak perusahaan ini sangat ditentukan oleh sumber-sumber alam,jadi tidak dapat
    ditentukan oleh manusia ; misalkan,usaha pertanian,pertambangan.
2.      Letak Perusahaanberdasarkan sejarah
    Letak perusahaan ini hanya dapat dijelaskan dengan adanya sejarah dilokasi itu.
    Misalkan kerajinan batik didaerah surakarta dan yogyakarta. Hal ini disebabkan
    dulu seni membatik ini dimulai bagi para wanita dalam keraton dikedua kota itu.
3.      Letak Perusahaan yang ditentukan pemerintah
    Dalam hal ini pemerintah yang menentukan dimana perusahaan harus menjalankan
    aktivitasnya. Hal ini agar masyarakat disekitar lokasi itu tidak merasa terganggu karena adanya perusahaan itu. Misalnya, pabrik senjata/amunisi,peternakan babi,dan pabrik obat-obatan.
4.      Letak Perusahaan yang dipengaruhi oleh faktor-faktor ekonomi
    Pada umumnya Jenis perusahaan ini bersifat industri. Disini ada beberapa faktor yang perlu dipertimbangkan dalam menentukan letak perusahaan :
§  Dekat dengan bahan baku
contoh : pabrik gula,pabrik semen 
§  Dekat dengan pasar
contoh : pabrik roti,rumah makan,dan perusahaan jasa seperti bank asuransi
§  Dekat denga pemasok tenaga kerja
contoh : pabrik rokok,pabril kembang gula
§  Dekat dengan penyedia sumber tenaga
contoh : pabrik peleburan bijih besi, alumunium dan baja
§  Iklim
contoh : pabrik teh,pemintalan kapas,industri jamur

Pengaruh faktor terhadap masing-masing perusahaan sangatlah berbeda. Hanya saja yang dianggap ideal untuk suatu lokasi perusahaan adalah tempat dimana semua biaya operasi perusahaan paling rendah.
Dasar teori lokasi perusahaan : “Tempatkanlah pada titik greogafis yang paling banyak memberikan kesempatan kepada perusahaan di dalam usaha untuk mencapai tujuannya”. Jadi dengan kata lain, di cari titik lokasi yang paling ekonomis di segala sektor. 

3.3  Cara Penentuan Letak Perusahaan 
Secara Umum terdapat 2 macam cara untuk menentukan lokasi perusahaan yaitu :
1.      Cara Kualitatif
2.      Cara Kuantitatif
2.1.   Cara Kualitatif
    Dengan cara ini diadakan penelitian secara kualitatif terhadap faktor-faktor yang dianggap relevan atau memegang peranan pada setiap pilihan lokasi.Ukuran penilaian dinyatakan dalam : baik sekali, baik, sedang, kurang, dan kurang sekali.
2.2.   Cara kuantitatif
    Dengan cara ini hasil penelitian kualitatif dikualifikasikan dengan cara memberikan skor (nilai) pada masing-masing kriteria.

-          Penetapan Lokasi Perusahaan menurut teori Alfred weber
Dalam teorinya,weber mengemukakan ada 2 faktor yang mempengaruhi penetapan lokasi
perusahaan,yaitu :
2.2.1.      Biaya pengangkutan
2.2.2.      Biaya tenaga kerja 

3.4  Prosedur Mendirikan PT,CV,Perusahaan Perseorangan
3.4.1 Prosedur Mendirikan Perseroan Terbatas (PT)
Bilamana seseorang akan mendirikan perseroan terbatas, maka para pendiri, yang biasanya terdiri dari 2 orang atau lebih, melakukan perbuatan hukum sebagai yang tersebut di bawah ini:
1.     Pertama, para pendiri datang di kantor notaris untuk diminta dibuatkan akta pendirian Perseroan Terbatas. Yang disebut akta pendirian itu termasuk di dalamnya anggaran dasar dari Perseroan Terbatas yang bersangkutan. Anggaran dasar ini sendiri dibuat oleh para pendiri, sebagai hasil musyawarah mereka. Kalau para pendiri merasa tidak sanggup untuk membuat anggaran dasar tersebut, maka hal itu dapat diserahkan pelaksanaannya kepada notaris yang bersangkutan.
2.      Kedua, setelah pembuatan akta pendirian itu selesai, maka notaris mengirimkan akta tersebut kepada Kepala Direktorat Perdata, Departemen Kehakiman. Akta pendirian tersebut juga dapat dibawa sendiri oleh para pendiri untuk minta pengesahan dari Menteri Kehakiman, tetapi dalam hal ini Kepala Direktorat Perdata tersebut harus ada surat pengantar dari notaris yang bersangkutan. Kalau penelitian akta pendirian Perseroan Terbatas itu tidak mengalami kesulitan, maka Kepala Direktorat Perdata atas nama Menteri Kehakiman mengeluarkan surat keputusan pengesahan akta pendirian Perseroan Terbatas yang bersangkutan. Kalau ada hal-hal yang harus diubah, maka perubahan itu harus ditetapkan lagi dengan akta notaris sebagai tambahan akta notaris yang dahulu. Tambahan akta notaris ini harus mnedapat pengesahan dari Departemen Kehakiman. Setelah itu ditetapkan surat keputusan terakhir dari Departemen Kehakiman tentang akta pendirian Perseroan Terbatas yang bersangkutan.
3.      Ketiga, para pendiri atau salah seorang atau kuasanya, membawa akta pendirian yang sudah mendapat pengesahan dari Departemen Kehakiman beserta surat keputusan pengesahan dari Departemen Kehakiman tersebut ke kantor Kepaniteraan Pengadilan Negeri yang mewilayahi domisili Perseroan Terbatas untuk didaftarkan. Panitera yang berwenang mengenai hal ini mengeluarkan surat pemberitahuan kepada notaris yang bersangkutan bahwa akta pendirian PT sudah didaftar pada buku register PT.
4.      Keempat, para pendiri membawa akta pendirian PT beserta surat keputusan tentang pengesahan dari Departemen Kehakiman, serta pula surat dari Panitera Pengadilan negeri tentang telah didaftarnya akta pendirian PT tersebut ke kantor Percetakan Negara, yang menerbitkan Tambahan Berita Negara RI. Sesudah akta pendirian PT tersebut diumumkan dalam Tambahan Berita Negara RI,maka PT yang bersangkutan sudah sah menjadi badan hukum.

3.4.2 Prosedur Mendirikan Persekutuan Komanditer (CV)
1.      Memohon Akte Notaris
Untuk memohon akte notaris pada Persekutuan Komanditer, seorang penghadap harus menyebut dan menunjukkan :
§  Nama penghadap
§  Alamat penghadap
§  Nama perusahaan
§  Alamat perusahaan
§  Maksud dan tujuan perusahaan
§  Modal yang digunakan
§  Pengurus persero
§  Nama-nama yang menjadi Persekutuan Komanditer
§  Tahun buku
Untuk keterangan lainnya sama dengan Perseroan terbatas.
2.      Didaftarkan ke Pengadilan Negeri
Jika kate notaris tersebut telah selesai, lalu didaftarkan kepengadilan negeri di wilayah perusahaan tersebut didirikan.
3.      Didaftarkan ke Dinas Perekonomian dan Perindustrian
Untuk memiliki izin tempat usaha Persekutuan Komanditer keteranganya sama dengan izin tempat usaha Perseroan Terbatas.
4.      Didaftrakan ke Kanwil Perindustrian atau Kanwil Perdagangan.
a)      Didaftarkan ke Kanwil Perindustrian.
Untuk memiliki izin usaha Persekutuan Komanditer keterangannya sama dengan izin usaha Perseroan Terbatas.
b)      Didaftarkan ke Kanwil Perdagangan.
Untuk memiliki izin usaha dagang Persekutuan Komanditer keterangannya sama dengan izin usaha dagang Perseroan Terbatas.

3.4.3  Prosedur Mendirikan Perusahaan Perseorangan
Sebenarnya tidak ada aturan yang mengikat dalam pendirian perusahaan perseorangan. Akan tetapi biasanya orang mengikuti prosedur berikut ini untuk mendirikan sebuah perusahaan perseorangan.
Ijin permohonan usaha dari Dinas Perdagangan di wilayah setempat (izin usaha). Syarat-syarat untuk mendapatkan ijin usaha adalah fotokopi KTP pemegang saham perusahaan, fotokopi NPWP, surat keterangan domisili atau SITU, neraca keuangan perusahaan, materai senilai Rp. 6000
Ijin permohonan tempat usaha dari Pemda setempat juga harus dikantongi. Untuk itu Anda harus menyerahkan proposal berisi rencana dan uraian lengkap usaha yang akan didirikan , termasuk biaya modal usahanya. Setelah itu isi beberapa formulir yang sudah dipersiapkan. Jangan lupa untuk sertakan denah lokasi usaha Anda. Beberapa fotokopi juga perlu disiapkan yaitu fotokopi KTP pengurus perusahaan, NPWP dan surat bukti kepemilikan tanah dan/ atau bangunan yang dijadikan lokasi usaha.

o   Cara Mendirikan Perusahaan Perseorangan
Syarat pendirian perusahaan perseorangan bisa dikelompokkan menjadi 3 aspek penting, yaitu modal, pembukuan dan pembayaran pajak.
Pertama, Anda sebagai entrepreneur harus menemukan sumber modal yang sesuai. Anda bisa pertimbangkan tabungan pribadi, pinjaman dari keluarga atau teman, pinjaman bank dan sebagainya. Jumlah modal yang diperlukan juga harus dikalkulasi dengan akurat. 
Kedua, untuk menyusun pembukuan, Anda perlu mencantumkan poin-poin berikut ini:
  • Keadaan kekayaan perusahaan
  • Kebutuhan perusahaan
  • Perjanjian kerja
  • Surat, dokumen, korespondensi yang masuk dan keluar
  • Laporan per periode (bisa per bulan, kuartal, tahun)
  • Arsip
Ketiga, pembayaran pajak juga harus diperhatikan. Jenis-jenis pajak yang dibayarkan kepada negara ialah:
  • Pajak penghasilan
  • Pajak pertambahan nilai barang dan jasa
  • Pajak penjualan atas barang mewah
  • Pajak bumi dan bangunan









Bab IV
PENUTUP
4.1  Kesimpulan
Dari makalah diatas kesimpulannya bahwa letak lokasi sangat menentukkan sekali bagi perusahaan. Dimsum Mbledos letak lokasinya cukup startegis. Selain itu, sangat digemari kalangan masyarakat khususnya remaja-remaja.
Dan ini sangat membantu untuk mengembangkan usaha kami dengan letak lokasi kami yang strategis.




















DAFTAR PUSTAKA

1.    Sumarni,murti.1987.Pengantar bisnis.Yogyakarta:Liberty